TEMPO Interaktif, Samarinda - Pesawat penumpang milik maskapai penerbangan Trigana Air mendarat darurat di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya kilometer 41 Kampung Bone jalan poros Balikpapan - Samarinda, Kamis (11/2). Dilaporkan tak ada korban jiwa namun seorang penumpang dikabarkan mengalami patah tulang.Pesawat mendarat darurat sekitar pukul 11.40 Wita dengan jurusan penerbangan dari Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau, menuju Bandara Temindung Samarinda. Pesawat ini mengangkut 46 penumpang dan dua awak pesawat.
Supervisor Operasional Trigana Air Bandara Temindung Samarinda, Danang, mendapatkan laporan jika pesawat sempat mengalami mati mesin sebelah. Pesawat rencananya mendarat di bandara terdekat yakni Sepinggan Balikpapan.
"Belum sampai ke Sepinggan kondisi pesawat sudah tak memungkinkan melanjutkan perjalanan," kata Danang di Bandara Temindung Samarinda, Kamis (11/2).
Ia mengungkapkan pilot pesawat jenis ATR 42 Seri 300 ini adalah Kapten Nur Solihin dan didampingi co pilot Maulana. Pesawat nahas ini bernomor registrasi penerbangan PK-YRP dengan nomor penerbangan TGN 171.
"Keduanya selamat," ungkap Danang. Danang menyatakan pesawat mendarat darurat di areal persawahan.
Danang mengungkapkan sedianya pesawat tersebut sesuai jadwal mendarat di Bandara Temindung pada 10.20 Wita. Pesawat berangkat lagi pada pukul 10.40 Wita sesuai jadwal. "Tadi sempat delay sekitar 50 menit dari Berau," ujar dia.
FIRMAN HIDAYAT
0 komentar:
Posting Komentar