TEMPO Interaktif, Samarinda - Setelah berhenti sebulan terakhir, penerbangan bersubsidi ke wilayah pedalaman Kalimantan Timur segera beroperasi kembali. Maskapai penerbangan Sabang Merauke Air Servive (SMAC) memenangkan tender layanan penerbangan ini. "SMAC sudah bisa melayani paling lambat, Jum'at (5/2/10) lusa," kata Kepala Bandara Samarinda, Syamsul Bandri saat dihubungi di Samarinda, Rabu (3/2/10).Sebelumnya penerbangan bersubsidi ke pedalaman Kalimantan Timur ini dilakukan maskapai penerbangan Susy Air. Namun hingga Desember tahun lalu, pemerintah kembali melakukan tender kepada maskapai penerbangan untuk melayani penerbangan bersubsidi ongkos angkut orang di Kalimantan Timur.
Dalam operasinya nanti, kata Sytamsul Bandri, SMAC akan mengoperasikan satu unit pesawat jenis Cassa 212 bermesin dua dengan kapasitas penumpang hingga 20 orang.
Pesawat ini akan melayani rute Samarinda - Long Apung, Kabupaten Malinau sebanyak tiga kali dalam seminggu. Selanjutnya rute Samarinda - Data Dawai, Kabupaten Kutai Barat dan Data Dawai - Melak masih di Kabupaten Kutai Barat. "Kalau pesawat SMAC lebih besar, saya sudah uji coba Senin awal pekan ini ke Long Apung, pesawatnya stabil," kata Syamsul Bandri.
Beroperasinya kembali penerbangan bersubsidi ini tentunya meringankan biaya dibandingkan penerbangan komersiil yang biasanya dengan cara carter. Seorang penumpang tanpa barang bawaan, dengan penerbangan bersubsidi dengan tujuan Samarinda - Long Apung, Kabupaten Melinau senilai Rp195.000. Sedangkan untuk tujuan Samarinda - Data Dawai seorang penumpang dikenakan biaya Rp165.000. Tujuan Data Dawai - Melak dikenakan biaya Rp156.000. kedua kabupaten tujuan penerbangan ini berbatasan langsung dengan negara Malaysia.
FIRMAN HIDAYAT
0 komentar:
Posting Komentar