BEIRUT - Menteri Kesehatan Lebanon Jawad Khalifeh, secara mengejutkan menyatakan jika pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh pada bulan lalu, meledak setelah lepas landas.Namun pernyataan Khalifeh tersebut tidak diikuti oleh konfirmasi pejabat lain yang terlibat langsung dalam penyelidikan kecelakaan ini.
"Pesawat tersebut meledak sesaat telah mengudara. Kabin serta mayat para penumpang jatuh tersebar ke lautan, dalam lokasi berbeda," ucap Khalifeh seperti dikutip AFP, Rabu(10/2/2010).
Komentar Khalifeh bisa jadi dianggap sebagai pernyataan pribadi, mengingat tidak ada pejabat lain yang belum mau memberikan komentar. Menteri Perhubungan Lebanon Ghazi Aridi, bahkan menolak berkomentar mengenai ledakan di pesawat tersebut. "Saya tidak mengetahui informasi tentang hal itu (ledakan)," ucap Aridi.
Pesawat Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan 409 jatuh ke Laut Mediterania menjelang subuh pada 25 Januari lalu. Pesawat berjenis Boeing 737-800 ini jatuh sesaat lepas landas. Ada dugaan jika pesawat tersebut terbang melawan badai yang saat itu melanda wilayah udara Lebanon.
Pesawat yang terbang menuju Adis Ababa tersebut membawa 83 penumpang dan tujuh orang awak. Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan ini, korban tewas sendiri diperkirakan terperangkap dalam kursi yang mereka duduki saat kecelakaan tersebut berlangsung. (faj)(rhs)
0 komentar:
Posting Komentar